Senin, 28 Maret 2016

EKC Nge-Blog Week 23 - Book About Marriage





A Wedding after Story
Penulis : Merry Maeta Sari

Menikah dengan orang yang disayangi dan menyayangi kita pasti menjadi impian semua orang. Tapi apa yang terjadi kalau kita menikah dengan orang yang tidak kenal?

Demi membahagiakan orangtua, kita harus melakukannya. Itulah yang dialami oleh Aga dan Aira. Sempat kabur dari akad nikah yang kemudian digagalkan oleh keluarga, mau tidak mau pernikahan harus dilangsungkan. Ternyata pernikahan tidak seburuk yang mereka pikirkan, walaupun banyak kejadian-kejadian aneh, lucu, membahagiakan dan sedih. Kehadiran orang di masa lalu juga mewarnai pernikahan mereka. 



Love Fate
Penulis: Sari Agustia

Kata orang, pernikahan yang kupunya ini sempurna.
Karier kami sama-sama menanjak. Sejak dua tahun lalu, kami mulai tinggal di rumah sendiri. Tak hanya itu, kami pun membekali diri kami masing-masing sebuah mobil untuk bepergian setiap harinya. Oh ya, kami juga punya dana untuk travelling keluar negeri - setidaknya sekali dalam setahun - dan berkunjung ke rumah Ambu di Bandung atau rumah Bapak serta Ibu mertuaku di Malang.
Hanya satu yang sebenarnya sering kali mengganggu: Keturunan. Lima tahun bahtera ini berjalan, belum juga hadir si buah hati.
Kami tak pernah menunda. Tak pernah juga mempermasalahkannya. Dan ... tak pernah juga membicarakannya.
Bagaimana ini...
Suamiku sebenarnya mau punya anak atau tidak?
Yang ke dokter hanya aku. Yang mau adopsi hanya aku. Masa hanya aku saja yang berusaha?

Tessa Febriani Sasmita telah menyandang gelar sebagai istri dari seorang Bhaskoro selama 5 tahun. Kita dapat mengetahui bahwa Tessa memiliki segala hal yang diimpikan oleh banyak wanita karier. Jabatan yang menjanjikan, suami yang baik dan setia, hidup penuh kekayaan tetapi Tessa memiliki satu kekurangan: selama masa pernikahannya, beliau belum memiliki anak bersama Mas Bhas.


Jodoh untuk Naina
Penulis : Nima Mumtaz

Jodoh untuk Naina, Abah yang pilih, Naina ikhlas.
Tapi, kenapa Abah pilih dia?
Dia yang punya masa lalu kelam.
Dia yang pernah diarak keliling kampung karena berzina.
Dia yang tidak sempurna.
Mengapa Abah begitu yakin dia mampu menjadi imam Naina?
Bagaimana Naina harus menjalani kehidupan rumah tangga bersama pria yang tidak dia sukai, bahkan sebelum akad nikah?
Apakah dia adalah jodoh untuk Naina?

Naina Humairah tak mampu menolak saat Abah menawarkan seorang pria untuk menjadi suaminya. Setelah Umi meninggal dan kakak-kakaknya menikah, Naina hanya hidup berdua dengan Abah. Ia sangat menyayangi Abah. Dan jika pernikahan Naina membuat Abah bahagia, Naina rela menjalaninya.
Namun betapa kaget Naina saat mengetahui bahwa calon suaminya adalah Rizal Ayyashi. Pria yang sepuluh tahun lalu pernah membuat skandal memalukan di kampung hingga membuat keluarga pria itu pindah ke Surabaya. Meski saat kejadian itu, Naina masih kecil tapi Naina sudah banyak mendengar berita yang simpang siur dari para tetangga. Bahwa Rizal tertangkap sedang berzina dengan perempuan bersuami.
Naina pun memasuki gerbang pernikahannya dengan ketidakikhlasan. Ia masih meragukan Rizal. Ia masih mencari-cari kekurangan Rizal. Walaupun perlakuan Rizal begitu lembut dan protektif padanya, hati Naina masih ragu. Apakah Rizal benar-benar telah bertobat?
Tapi siapa, sih, yang bisa bertahan dibombardir kelembutan dan godaan yang menyenangkan dari suami yang ganteng? Naina pun luluh. Ia menerima pernikahan dengan ikhlas dan mulai membuka hati untuk Rizal hingga hanya pria itu yang memen

uhi harinya.
Dan cobaan pun datang. Latifah, perempuan yang pernah menjadi partner skandal Rizal ,kembali pulang ke kampung. Janda itu mencari Rizal untuk menjawab lamaran yang ditawarkan Rizal setahun yang lalu. Tanpa sengaja Naina mendengar Rizal bertanya pada Latifah apakah Latifah mau menjadi istri kedua. Naina limbung. Dunia seakan menggelap.
Sanggupkah Naina dimadu? Seberapa jauh tanggung jawab yang hendak dituntaskan Rizal? Benarkah Rizal akan membawa wanita kedua dalam kehidupan pernikahan mereka? Dan siapakah gadis berkerudung biru yang menjadi cinta terpendam Rizal?

 
 
Unperfect Marriage
Penulis : Merry Maeta Sari

Dylan: aku berharap kamulah yang menolak perjodohan ini. Tapi kamu menerimanya. Bahkan setelah menikah berkali-kali aku menyakitimu, tak menganggapmu. Tapi kamu tak peduli. Kenapa kamu tak meninggalkanku? Mencari kebahagiaanmu sendiri, kamu berhak untuk berbahagia, Nin...!

Nina: Sebab di dekatmulah aku merasa bahagia, Mas. Dengan atau tanpa kepedulianmu kepadaku. Bahkan sekalipun pada akhirnya setiap tarikan napasku hanya untuk menghirup luka, Tak apa. Sebab aku terlebih dulu memilihmu. Memilih untuk mencintaimu. Dan semuanya bertambah ketika pernikahan kita, aku hanya perlu taat padamu, dengan atau tanpa cintamu

Unperfect Marriage ini menceritakan mengenai kisah antara Dylan-Nina, Rara-Andika dan tak lupa juga Winda. Nina Shabiqah Ramadhani akhirnya memutuskan untuk menikah tatkala dia masih berstatus sebagai mahasiswa. Walaupun sebagai mahasiswa tingkat akhir, bukan berarti dia tak memiliki kesibukan. Sekarang, dia sedang berkonsentrasi pada skripsinya dan juga pekerjaannya sebagai karyawan magang di sebuah SMP Swasta. Nina memang sudah mulai bekerja sejak kuliah di semester empat. Awalnya, dia hanya menjadi guru bimbingan belajar, tetapi kemudian ada satu tawaran magan, maka Nina pun akhirnya menerimanya. Setidaknya, dia sudah tak merepotkan ayahnya untuk urusan uang kuliah dan uang jajan. Nina akhirnya menerima perjodohan yang sudah ditentukan oleh kedua orang tuanya. Paling tidak, dia sudah mengenal siapa calon mertuanya dan siapa calon suaminya. Calon mertuanya yang tak lain adalah orang yang sudah menabrak dan menyebabkan ibunya meninggal dunia serta dirinya koma. Ibu Rahma, nama calon mertuanya adalah sahabat dari Ibunya. Sedangkan calon suaminya, Dylan, Nina sudah menyukainya semenjak SMA.
Andika, orang yang menyukai Nina tanpa mengetahui status Nina yang sudah menikah. Cara pendekatannya pun tak segencar jika dia mendekati wanita-wanita yang selama ini dekat dengannya. Nina tak pernah menyadari jika Andika menyukainya. Hanya Rara yang mengetahui jika Andika menyukai Nina. 

Dylan tak pernah menyangka kenapa Nina mau menerima perjodohan tersebut. Sedangkan Dylan mencintai wanita lain. Dylan tak pernah mengetahui jika Nina sudah menyukainya semenjak seragam putih abu-abu masih melekat di badan. Ketika Winda datang dan menerima permintaan Dylan tempo hari, yang pada akhirnya ketahuan oleh Nino, adik Nina. Winda tak pernah menyangka jika Dylan bisa sejahat itu pada Nina. Padahal jelas-jelas Winda tau, jika Nina adalah wanita yang mudah untuk dicintai. Lalu bagaimanakah kisah cinta antara mereka berlima?


Not A Perfect Wedding
Penulis: Asri Tahir

Raina Winatama: Di hari pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku. Bukan karena dia melarikan diri. Tapi dia pergi untuk selamanya.
Prakarsa Dwi Rahardi : Di hari pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku. Bukan karena dia melarikan diri. Tapi aku harus pergi untuk selamanya.
Pramudya Eka Rahardi : Di hari pernikahan adikku, aku harus menjadi mempelai laki-laki. Menjalankan sebuah pernikahan yang harusnya dilakukan oleh adikku, Prakarsa Dwi Rahardi.


Selama tujuh tahun terakhir Pram tinggal di London, mempunyai karir cemerlang dan sering bergonta ganti pasangan, nampak luar hidupnya sempurna. Ada masa lalu yang membuatnya harus meninggalkan kedua orangtua dan adiknya tersayang, karena seorang gadis Pram memilih menghindar dan mencari pelampiasan lain, dia tidak ingin kembali ke Indonesia. Baru ketika Raka mengabarkan akan menikah, mau tidak mau Pram harus pulang.

Raka sangat mencintai Raina, gadis yang sudah menemani hari-harinya selama dua tahun. Tak ada yang lebih membahagiakan ketika momen yang ditunggu akan datang, hari pernikahan, menyongsong kehidupan baru. Nahasnya, sehari sebelum ijab kabul terjadi Raka mengalami kecelakaan. Pesan terakhir yang dia inginkan adalah Pram menggantikan dirinya, hanya Pram lah orang yang dia punya dan percaya untuk membahagiakan Raina. Dengan berat hati Pram menyetujui permintaan adiknya dan berharap Raka akan segera sembuh.
"Lo harus kenal dia, Pram. Gue yakin kalau lo kenal sama dia duluan, lo juga pasti jatuh cinta sama dia." Raka berorasi lagi tentang gadis pilihannya. "Kalaupun lo jatuh cinta sama dia sekarang, Gue rela ngelepas dia buat lo." Ucapnya dengan makna yang tersirat.
Besoknya tetap Pram yang datang. Selama menjalin hubungan dengan Raka, Raina belum pernah sekali pun bertemu dengan Pram, hanya dari cerita Raka kalau hubungan mereka sangat dekat, Pram adalah pelindung dan sangat menyayangi Raka. Raina tidak diperbolehkan mengunjungi Raka ketika mengetahui kecelakaan yang menimpa calon suaminya, hanya kedua kakak lelakinya yang datang melihat kondisi Raka. Ketika Raina mengirim sms untuk Raka, bertanya tentantang keadaanya dan apakah pernikahan tetap berlangsung, Raina mendapatkan balasan kalau pernikahan tetap berlangsung. Betapa kagetnya ketika Raina mendengar kalimat janji pernikahan bukan dari Raka, tetapi suara seseorang yang asing, yang baru dia kenali ketika berpapasan di jalan saat sama-sama ingin mencari toilet, suara Pram, bukan Raka, calon mempelai yang sesungguhnya.

Pram bertekad akan meneruskan mimpi adiknya yang tertunda. Menjaga Raina sama seperti Raka menjaganya. Tidak mudah, Raina bukan lah tipe gadis yang selama ini Pram pacari, mereka sama-sama tidak saling mencintai, tidak mengenal satu sama lain, terlebih Raina cukup depresi pasca kehilangan Raka. Bagaimana bisa dua orang asing menjalani sebuah pernikahan? Raina pesimis, berulang kali memohon Pram agar melepaskan dirinya. Agar dia meninggalkan tangung jawab yang seharusnya tidak dia emban, Pram tidak perlu mengorbankan diri. Sehebat apa pun Raina mencoba menolak, sehebat pula Pram mempertahankan pernikahan mereka. Pram hanya ingin membahagiakan Raina, seperti keinginan adiknya, dan dia ingin Raina ikut mencoba menjalani pernikahan yang sedari awal sudah direncanakan.

Lalu, ketika Raina mencoba mempercayai pernikahannya yang rapuh, hadir orang ketiga yang ingin menghancurkan pondasi-pondasi yang telah dibuat Pram, kembalinya masa lalu Pram, seseorang yang amat dicintainya dulu, yang membuat dia melarikan diri selama tujuh tahun ke London.

 
 
Over the Rain dan Langit Malam
Penulis: Asri Tahir

Mereka mencintai, tapi tidak ada jalan bersama.

Mereka bersama, tapi tidak saling mencintai.

Adalah Bulan yang memimpikan hidup bersama seseorang yang sejak lama dicintainya.

Adalah Bintang yang mengabulkan segala asa demi yang tercinta.

Meski hidup tidak selamanya indah, akankah mereka bahagia di jalan yang berbeda?

Bagi Bulan, Bintang adalah cinta pertama dan selamanya, hubungan mereka sangat dekat sejak SMA, mereka bersahabat, saling mengerti satu sama lain, walau tidak pernah saling mengungkapkan kata cinta, mereka berdua tak terpisahkan. Lalu, suatu hari Bintang pergi tanpa kabar, seperti hilang tak berbekas, meninggalkan luka yang amat dalam bagi Bulan, setiap hari mencari tahu keberadaan Bintang tapi hasilnya tetap nihil, sampai-sampai kuliahnya terabaikan. Sinar Rembulan dan Bintang Lazuardi, apakah benar mereka ditakdirkan bersama?

Satu tahun kemudian Bulan dikenalkan kepada Fahreza Ibrahim, anak dari rekan bisnis ayah dan teman arisan ibunya. Orangtua Reza berniat menikahkan anaknya dengan Bulan, karena mempunyai hutang budi kepada keluarga Reza, orangtua Bulan berharap anaknya menyetujui perjodohan tersebut, hanya dia yang bisa diandalkan. Bulan tidak punya pilihan lain, cinta pertamanya berakhir tanpa kabar dan dia lelah menunggu, sekarang dia dihadapkan pada pilihan menikah dengan pria asing yang sebelumnya belum pernah dia kenal. Ketika bertemu dengan Reza pertamakali, Bulang langsung mengatakan kalau dia tidak ingin dijodohkan, tetapi sebaliknya, Reza malah ingin menikah dengan Bulan.
Pernikahan Bulan dan Reza terbilang harmonis, mereka dikaruniai seorang putra yang menggemaskan, Bumi. Walau Reza merasakan kalau istrinya belum sepenuhnya jatuh cinta padanya, ada seseorang yang tidak bisa istrinya lupakan, tapi itu cukup, karena dia sudah luar biasa bahagia bersama Bulan dan Bumi, tak mengapa hanya dia yang merasakan cinta asalkan bisa memiliki Bulan, perempuan yang sudah dicintainya diam-diam ketika pertamakali bertemu, jauh sebelum Bulan mengenal Reza. Sayangnya, kekokohan rumah tangga Reza harus diuji enam tahun pasca pernikahan, Bintang hadir kembali.

Bintang tidak berubah, seorang yang ceria dan penuh semangat, selalu mendapatkan apa yang dia inginkan, tetapi kali ini dia harus berusaha keras. Bintang tahu kalau Bulan masih memiliki perasaan padanya, dia menganggap Reza lah yang merebut Bulan darinya. Kehadiran Bintang yang tiba-tiba, tanpa peringatan sebelumnya membuat Bulan serba salah, dia bahagia melihat Bintang baik-baik saja, dia masih merasakan perasaan yang dulu, masih ada cinta untuk Bintang. Namun kehadirannya terlambat, Bulan sudah menjadi istri Reza, mereka sudah memiliki Bumi, orang yang amat disayangi Bulan. Status Bulan tidak menjadi masalah bagi Bintang, dia rela menjadi orang kedua asalkan bisa bersama lagi dengannya.


Sabtu, 19 Maret 2016

EKC Nge-Blog Week 22 - Books That Makes You Cry

Tema kali ini di kegiatan EKC ngeblog yaitu tentang novel-novel yang bisa bikin kita nangis, mmm apa yaah ??

nah ini ada beberapa novel yang pas gue baca, gue mewek. hehehe lebay ? bisa dibilang gitu sih tapi lo coba deh baca nih novel-novel tengah malem suasana sepi, bacanya di hayati, jaminnn lo pasti mewek pas bacanya hahaha...




Pasti pada tau novel ini kan ???? apa lagi penulis nya udah eksis banget kann?? sekarang sang penulis sepertinya sedang hiatus, tapi kita masih setia ko nunggu karya-karya nya, hahahah. back to topic,, kenapa novel ini bikin gue nangis dan pas bagian apa gue nangis??? awalnya masih blm sreg di awal cerita tapi lama-lama kehanyut dalam suasana cerita juga, coba lo bayangin lo kehilangan orang yang setiap hari selalu ada sama lo? gimana rasanya pasti sedih kan ngerasa kehilangan hal ini yang dialami oleh reinald, dia kehilangan kakak laki-lakinya karena suatu kecelakaan, cerita ini dikemas secara baik oleh sang penulis hingga sampai di bagian Reinald bisa merasakan kehadiran sang kaka di kamarnya, merinding sih tapi yang gue salutin berarti mereka punya ikatan yang kuat, ngebayangin kalo gue ada diposisi Reinald gue jadi sedih, kangen, serem jadi satu apalagi pas Ronald ngomong lewat radio. nyessss gue mewek .



emang udah bukan rahasia umum kalo hampir semua tulisan orizuka tuh sad. ini nih contohnya, cerita ini sih aku lebih ngefokusin ama cerita keluarga gimana sikap sang ayah yang bener-bener gak adil bikin gemes sendiri, sampai akhirnya semua rahasia terbongkar dan sang ayah nyesel setengah mati. gue nangis di beberapa bagian dalam cerita ini, waktu sang ayah selalu membandingkan sang tokoh dengan kembarannya lalu menganggap sang tokoh engga berguna, sampai aku nangis maksimal waktu semua kebongkar si ayah tau yang sebenernya. gak mau spoiler ahhh, biar kalian ikut baca recomended bgt !



kisah dari kakak beradik ini juga gak kalah bikin gemeter, gimana hebatnya sosok sang kakak di dalam tokoh ini bikin aku gebet pengen punya kakak cowok, walaupun dia pernah ngelakuin hal yang amat fatal gue masih kagum apa sosok dia. bagian saat sang kaka merelakan matanya demi adiknya, bikin aku nangis sesegukan. apalagi pas kakanya meninggal aduh kalo gue jadi adenya langsung nangis kejer,

Sabtu, 20 Februari 2016

EKC Nge-Blog Week 20 - Favorite Book Quote




haiiii semua, minggu ini gue loh yang milih tema hahahaha, tapi baru bisa ngepost nya pas tanggal deadline padahal udah dibuat dari kapan, gue milih tema ini krena sejujurna setiap kali gue baca novel gue selalu nyatet kata mutiaranya atau kata dahsyatnya entah itu yang bisa bikin gue baper, sebenernya banyak yang mau gue tulis disini, tapi segini aja kayanya cukup deh takutnya kalo kebanyakan kalian malah males baca hahha




“Terkadang,yang tak bisa kamu lupakan
adalah seseorang yang tak pernah bisa kamu miliki.”


"Gue cuma minta bisa bahagia.Terserah Tuhan mau gimana bentuknya. Mau tanpa alasan juga nggak apa-apa."
-Jingga Dalam Elegi (Esti Kinasih)

“… gue pingin jalan bukan Cuma sama cowok yang suka sama gue, tapi gue juga suka sama dia…"
 still – esti kinasih

“Cinta sejati yang benar ya yang begini. Seperti yang dia lakukan sekarang ini. Mempertahankan cewek yang dia cinta, mati-matian. Dan dengan cara apapun!”
Still – esti kinasih

“Dari mana pun cinta itu dating, dari arah yang salah atau benar, torehan pertamanya selalu jadi yang paling menyakitkan. Mungkin karena kita membuka seluruh hati. Mungkin juga karena dia membutakan, hingga tanpa sadar kita melepaskan semua pertahanan diri dan membayangkan versi terindah semua fairytale yang pernah kita baca dan dengar.”
Still – esti kinasih

“Kadang ada hal-hal yang pingin banget kita lupain tapi nggak bisa. Dalam kasus gue, bukan kadang lagi. Ada banyak banget hal yang pingin banget bisa gue lupain. Kadang juga, ada kenyataan-kenyataan yang pingin banget kita ingkarin. Tapi nggak bisa juga. Dalam kasus gue, lagi-lagi ada banyak banget kenyataan yang kalo aja bisa, pingin banget gue ingkarin.”
jingga dalam elegi – esti kinasih

“Tawa adalah jalan lapang menuju hati.” 
 Fairish – esti kinasih

“Dan semanis apapun yang namanya kenangan itu akan tetap Cuma kenangan. Abstrak, dan adanya di belakang!”
 Fairish – esti kinasih

“Angin itu memang terasa. Kadang dia lembut, kadang keras. Malah terkadang terlalu keras. Tapi yang lucu, sekeras apapun yang namanya angin, kita tetep nggak bisa menggenggamnya sedikit pun. Padahal dia bisa ngelempar kita jauh-jauh! “
Fairish – esti kinasih


"Tante tau, kenapa Mama dulu milih Ata? Kenapa Mama nggak milih saya? Tante kan tau, Ata tuh nakal banget. Sebentar-sebentar berantem. Sebentar-sebentar bikin nangis orang. Nggak pernah berhenti usil. Kalo disuruh Mama beli apa ke warung, nggak pernah mau. Ata juga nggak pernah bantuin Mama jahit apalagi ikut beresin baju-baju jahitan. Saya yang selalu bantuin Mama. Saya yang selalu nemenin Mama jahit. Saya yang selalu berangkat kalo Mama nyuruh apa-apa. Kenapa bukan saya yang diajak? Kenapa malah Ata? Kenapa saya ditinggal?"
Jingga dalam elegi – esti kinasih


“Kenapa sih elo tuh jahat banget?” Intonasi suara Tari menurun, sadar dirinya tidak mungkin bisa menekan setan didepannya itu.
“Pertanyaan bego,” cemooh Ari, tapi dengan sorot yang menggoda di kedua matanya. “Jelas gue harus defensif dengan sesuatu yang udah gue anggap milik pribadi.”
Jingga dan senja – esti kinasih

“Aku lebih suka melihat cowok dari kepribadiannya. Nggak harus serba perfect, tapi setidaknya dia tau bagaimana caranya memperbaiki hidupnya agar lebih baik….”
Rahasia Bintang – dyan nuranindya

“Kadang orang nggak sadar kalau segala sesuatu yang terjadi di dunia ini sudah diatur oleh Tuhan sedemikian rupa. Tapi percaya deh, dibalik semua kejadian yang menimpa, ada rahasia yang berharga banget di baliknya. Selama ada keinginan yang kuat, segala masalah pasti dapat teratasi. Karena dunia itu letaknya di tangan, bukan di hati….”
Rahasia Bintang – dyan nuranindya

"Gue nggak mungkin mendapat kedua-duanya, tapi gue juga nggak bisa berpisah dari keduanya."
Dua Rembulan – luna torashyngu

"Cinta adalah saat kita memberi tanpa mengharapkan akan menerima."
Victory – luna torashyngu

“Ada berbagai macam cara manusia untuk mencintai orang yang dicintainya. Namun diantara banyaknya cara,mungkin menjadi pengagum diam-diam lah yang paling menyakitkan.”
Revered back – inggrid sonya

“ Orang bilang kalau mencintai tidak butuh alasan. Tidak mendasar. Tidak ada sepatah kata pendeskripsian bagaimana kita bisa jatuh cinta. Biar nanti kala orang itu berubah sikap atau perilaku kita masih bisa mencintai dia apa adanya, utuh tanpa ada segelintir alasan untuk pergi meninggalkannya.”
Revered back – inggrid sonya

“Namun aku tidak begitu. Aku mencintainya dengan alasan. Berbagai macam alasan sehingga aku tidak bisa menyebutnya satu-satu. Karena dari seluruh yang ada di hidupnya memberikanku alasan kenapa aku mencintainya.”
Revered back – inggrid sonya

Kenapa gue milih quotes diatas ? alasannya quotes di atas tuh diambil dari semua novel favorite gue, berasa gue banget sama tuh quotes, kalian boleh deh ngatain gue lebay soalnya setiap gue baca tuh quotes di atas suka kebawa suasana bikin baper, terlebih sama novel nya ESTI KINASIH, cerita dikit ya tadi tuh quote gue share ke grup EKC karena gue ga mau baper sendirian eh ternyata anak grup sana juga ikutan baper hahaha, dari quote aja bisa jadi gitu hebat banget yaa, gue lebih gila baca quote aja bisa sampe cirambay hahahaha. Segitu aja deh yaaa.


Buat yang udah nge post tema minggu ini gue ucapin makasih banget ya atas partisipasinya, buat yang udah baca post ini juga makasihh banget udah sudi mampir baca tulisan gue yang geje gini, buat grup EKC maapin ya gue bikin kalian baper tadi siang, efek kangen matahari senja semua menggila hahaha
 

 

Sabtu, 06 Februari 2016

EKC Ngeblog Week- 18 " One Word Title "

helloooo,,

di kegiatan ngeblog minggu ini kita dapet tema One Word Title, jadi disini kita bakalan bahas buku tapi judulnya cuma satu kata. Nah! kalo boleh jujur gue sampe lupa hari ini deadline terakhir, tapi allhamdullilah sama adminnya dikasih pertambahan waktu, jadi masih bisa ikutan ngepost.

nah karena temanya begini jadi gue mau bahas novel ini aja deh ....







pada tau ga novel ini? bagi kalian penikmat bacaan bergenre misteri atau horror pasti gakan asing dengan penulis novel ini. Bisa di bilang mbak V. Lestari ini udah jadi ratunya pembuat novel misteri, dan salut banget sama karyanya yang udah puluhan judul terbit di pasaran, baca novel karangan beliau bikin kita ngerasa kaya detektif. Kadang bikin kita mikir keras karena bakalan susah nebak gimana akhir dari ceritanya. Nah gue pilih Gazebo karena emang judulnya yang cuma satu kata. dan menurut gue judul ini menarik, orang bakalan mikir apaan sih judulnya gazebo ko simple banget ga gereget tapi bagi gue judul ini malah bikin tambah penasaran.

sekiaaan,, trimakasih ::))